Rabu, 13 November 2019

Testing dan Implementasi

Testing dan Implementasi

1.      Langkah – langkah pengembangan software

Jawab :

Langkah – langkah pengembangan suatu software :

Ø  Scope
Scope atau jangkuan dimana luas jangkauan software yang akan digunakan.

Ø  Software Requirement (Kebutuhan Perangkat Lunak)
Software requirement adalah software apa saja yang akan dibutuhkan dalam proses pengembangan.

Ø  Analisa
Proses dimana kita menganalisa/membayangkan apa yang dapat dilakukan software kelak.

Ø  Perancangan
Perancangan adalah proses dimana kita merancang struktur dari software yang akan kita buat.

Ø  Implementasi
Implementasi adalah proses melaksanakan,eksekusi, atau praktek dari rencana, metode, atau desain dalam pengembangan perangkat lunak.

Ø  Pengujian.
Pengertian pengujian sendiri adalah untuk mengetahui kecacatan produk sebelum diberikan ke konsumen.





2.      Pengujian software dan langkah - langkah Teknik pengujian software

Jawab :

            Pengujian software adalah suatu langkah untuk mengecek / mengetahui bahwa software tersebut dapat berjalan dengan baik atau tidak.

Karena dalam pembuatan software tentunya kita sering menghadapi "bug" atau kesalahan "error" pada proses-proses tertentu. Untuk menghindari banyaknya bug maka diperlukan pengujian software agar memastikan software tersebut berjalan dengan baik.

Adapun Langkah-langkah Pengujian Software Terdapat 4 langkah yaitu:

Ø  Unit testing-testing per unit yaitu mencoba alur yang spesifik pada struktur modul kontrol untuk memastikan pelengkapan secara penuh dan pendeteksian error secara maksimum

Ø  Integration testing – testing per penggabungan unit yaitu pengalamatan dari isu-isu yang diasosiasikan dengan masalah ganda pada verifikasi dan konstruksi program

Ø  High-order test yaitu terjadi ketika software telah selesai diintegrasikan atau dibangun menjadi satu –tidak terpisah-pisah

Ø  Validation test yaitu menyediakan jaminan akhir bahwa software memenuhi semua kebutuhan fungsional, kepribadian dan performa.







3.      Kategori defect pada software

Jawab :

            Defect : merupakan cacat/kekurangan (wrong/missing/extra) didalam sistem software, namun tidak memiliki dampak apabila tidak mempengaruhi customer/user dan sistem operasional organisasi. Kategori defect pada software yaitu :

Ø  Wrong (salah) : Spesifikasi dibuat secara tidak benar. Merupakan cacat kategori ke-2

Ø  Missing (Hilang/kurang) : spesifikasi kebutuhan tertentu tidak ada pada produk. Merupakan cacat kategori ke-1

Ø  Extra : Fungsi yang terdapat dalam produk, tetapi tidak ada dalam spesifikasi kebutuhan. Merupakan cacat kategori ke-1





4.      Diagram distribusi software life cycle

Jawab :

            SDLC (System Development Life Cycle) atau Siklus hidup pengmbangan system adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi.











5.      Pengertian dari testing dan proses testing

Jawab :

Pengertian dari testing secara umum adalah proses untuk mengecek apakah suatu perangkat lunak yang dihasilkan supaya software tersebeut sudah dapat dijalankan sesuai dengan standar tertentu.

Proses testing yaitu :

Ø  Unit/ComponentTesting.

Ø  IntegrationTesting.

Ø  SystemTesting.

Ø  AcceptanceTesting.

Ø  RegressionTesting.





6.       Komponen - komponen pengembangan software

Jawab :

Komponen – komponen pengembangan software yaitu:

Ø  Plan : mendefinisikan tujuan dan strategi serta metode pendukung yg dibutuhkan didalam pengembangan suatu software

Ø  Do : Mengeksekusi rencana yang sudah kita buat pada “PLAN

Ø  Check : memastikan bahwa pekerjaan dan hasilnya berjalan sesuai dengan rencana, dan lakuakan pengecekan pada langkah PLAN dan DO

Ø  Action : Mengambil tindakan yg diperlukan bila terjadi ketidaksesuaian pada saat pengembangan software







7.      Perbedaan commercial software dan costumized software serta elemen - elemen manajemen project software

Jawab :

Ø  Commercial Software Merupakan perangkat lunak dengan tujuan komersil yang bisa dibeli pada distributor, pengembang software, atau kepada rekan pengembang software. User yang sudah membeli software tersebut tidak bisa menyebarluaskan atau membagikan ulang software secara bebas dan tanpa ijin penerbitnya akan di ilegalkan. Contoh Software Komersil: Adobe photoshop, Corel Draw, Microsoft Office, Microsoft Visual Basic dan lain sebagainya.



Ø  Costumized software adalah software yang didesign untuk keperluan khusus. Bisa saja software tersebut adalah software umum seperti yang ada di pasaran tetapi memiliki tambahan fungsi/kelebihan khusus dibanding software yang biasa (tanpa customization).



Ø  Elemen manajemen project



·         Personel, elemen terpenting yang menjadi sumber daya manusia yang mengorganisir dan menjalankan suatu proyek.

·         Produk, perangkat lunak yang akan dibangun/dibuat sesuai dengan rancangan dan kebutuhan.

·         Proses, memberikan suatu aktifitas kerangka kerja dan rencana komperhensif bagi pengembangan perangkat lunak.

·         Proyek, segala rangkaian pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk dapat membuat perangkat lunak.