UAS
Mata Kuliah : Testing dan implementasi
NPM : 16020047
Nama : Muhammad Anwar
Semester : 7 (Karyawan)
Dosen : Ofah Musyarofah., M. Ti
Soal …….!!!!
1. Jelaskan
mengapa testing diperlukan dalam implementasi sistem ?
Jawaban :
Karena persepsi umum tentang testing
(Pengujian) adalah bahwa ini hanya terdiri dari pelaksanaan, misalnya
mejalankan perangkat lunak. Itu merupakan bagian dari pengujian, tapi bukan
keseluruhan kegiatan pengujian. Kegiatan pengujian ada pada sebelum dan sesudah
eksekusi pengujian :kegiatan seperti perencanaan dan pengendalian, memilih
ketentuan pengujian, merancang kasus pengujian dan hasil pengecekan,
mengevaluasi criteria hasil, melaporkan pengujian proses dan sistem selama
pengujian, dan penyelesaian ( setelah
fase pengujian telah dilengkapi). Pengujian juga mencakup pengamatan dokumen
(termasuk kode sumber ) dan analisis statis.
Baik pengujian dinamis maupun statis, bias digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan yang sama, dan akan menyediakan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan sistem untuk diuji, dan proses pengembangan serta pengujian.
Terdapat beberapa tujuan pengujian:
• Mencari tahu kerusakan
• Mencapai keyakinan diri menyangkut tingkat kualitas dan penyediaan informasi.
• Mencegah kerusakan
Proses pemikiran untuk merencanakan pengujian lebih awal dalam daur hidup (memperbaharui dasar pengujian melalui rancangan pengujian) dapat membantu mencegah kerusakan berkaitan dengan kode. Pengamatan dokumen juga membantu mencegah kerusakan muncul dikode. Perbedaan sudut pandang pengujian membutuhkan objek yang berbeda.
Baik pengujian dinamis maupun statis, bias digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan yang sama, dan akan menyediakan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan sistem untuk diuji, dan proses pengembangan serta pengujian.
Terdapat beberapa tujuan pengujian:
• Mencari tahu kerusakan
• Mencapai keyakinan diri menyangkut tingkat kualitas dan penyediaan informasi.
• Mencegah kerusakan
Proses pemikiran untuk merencanakan pengujian lebih awal dalam daur hidup (memperbaharui dasar pengujian melalui rancangan pengujian) dapat membantu mencegah kerusakan berkaitan dengan kode. Pengamatan dokumen juga membantu mencegah kerusakan muncul dikode. Perbedaan sudut pandang pengujian membutuhkan objek yang berbeda.
2. Apa
yang dimaksud dengan defect software dan sebutkan 5 kategori defect software
Jawaban :
·
Defect adalah kesalahan atau bug, dalam aplikasi yang dibuat. Seorang
programmer saat merancang dan membangun perangkat lunak dapat membuat kesalahan
atau kesalahan. Kesalahan-kesalahan ini atau kesalahan berarti bahwa ada
kekurangan dalam perangkat lunak.
·
5 Kategori
defect
a. User
Interface error-sistem memberikan suatu tampilan yang berbeda dari spesifikasi
b. Error
handling- perlakuan terhadap error bila terjadi
c. Boundary-
related error- perlakukan terdapat nilai batasan dari jangkauan mereka yang
tidak benar
d. Calculation
error – perhitungan aritmatika dan logika yang mungkin tidak benar
e. Initial
and Later states – fungsi gagal pada saat pertama digunakan atau sesudah itu
3. Jelaskan
yang menjadi penyebab kegagalan software
Jawaban :
Faktor
penyebab kegagalan penerapan teknologi informasi dalam menghasilkan sistem
informasi adalah Correspondence failure, sistem informasi tidak mampu memenuhi
tujuan dari desainnya. Interaction failure, Pengguna jarang atau tidak
merawat sistem informasi yang ada. Process failure, Sistem informasi melebihi
budget yang direncanakan atau melewati batas waktu penelesaian yang ditentukan.
Expectation failure, Sistem informasi tidak mampu memenuhi harapan dari
para stakeholder.
4. Jelaskan
mengapa pengujian diperlukan dalam implementasi sistem, berikan alasannya
Jawaban :
Persepsi
umum tentang pengujian adalah bahwa ini hanya terdiri dari pelaksanaan,
misalnya mejalankan perangkat lunak. Itu merupakan bagian dari pengujian, tapi
bukan keseluruhan kegiatan pengujian. Kegiatan pengujian ada pada sebelum dan
sesudah eksekusi pengujian :kegiatan seperti perencanaan dan pengendalian,
memilih ketentuan pengujian, merancang kasus pengujian dan hasil pengecekan,
mengevaluasi criteria hasil, melaporkan pengujian proses dan sistem selama
pengujian, dan penyelesaian (setelah fase pengujian telah dilengkapi).
Pengujian juga mencakup pengamatan dokumen (termasuk kode sumber ) dan analisis
statis.
Baik pengujian dinamis maupun statis, bias digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan yang sama, dan akan menyediakan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan sistem untuk diuji, dan proses pengembangan serta pengujian.
Terdapat beberapa tujuan pengujian:
Baik pengujian dinamis maupun statis, bias digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan yang sama, dan akan menyediakan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan sistem untuk diuji, dan proses pengembangan serta pengujian.
Terdapat beberapa tujuan pengujian:
• Mencari tahu kerusakan
• Mencapai keyakinan diri
menyangkut tingkat kualitas dan penyediaan informasi.
• Mencegah
kerusakan
Proses
pemikiran untuk merencanakan pengujian lebih awal dalam daur hidup
(memperbaharui dasar pengujian melalui rancangan pengujian) dapat membantu
mencegah kerusakan berkaitan dengan kode. Pengamatan dokumen juga membantu
mencegah kerusakan muncul dikode.Perbedaan sudut pandang pengujian membutuhkan objek yang berbeda. sebagai Contoh, dalam pengembangan pengujian(komponen, pengujian integrasi dan sistem), objek utama bias menghasilkan kelalaian sebanyak mungkin sehingga kerusakan diperangkat lunak teridentifikasi dan bias diperbaiki. Dalam pengujian penerimaan, objek utama dapat memastikan bahwa sistem bekerja seperti yang diharapkan, untuk mencapai keyakinan bahwa telah memenuhi syarat. Dalam beberapa kasus objek utama pengujian dapat memastikan kualitas perangkat lunak (tanpa bermaksud memperbaiki kerusakan), untuk memberi informasi kepada stakeholder mengenai resiko melepaskan sistem pada waktu yang ditentukan.
5. Jelaskan
mengenai
a. Unit
testing
Jawaban :
Unit
Testing adalah metode
verifikasi perangkat lunak di mana programmer menguji suatu unit program
layak untuk tidaknya dipakai.
b. Sistem
testing
Jawaban :
System
testing adalah pengujian
yang dilakukan terhadap keseluruhan sistem (secara lengkap)
c. Acceptance
testing
Jawaban :
Acceptance
Testing adalah tahap
akhir pada testing yang dijalankan untuk mengetahui apakah
masih terdapat defect pada aplikasi/software yang dikembangkan.
6. Jelaskan
dan sebutkan tigapilar perancangan sistem
Jawaban :
a.
User Interface Requirements, Dalam perancangan, Meletakkan persyaratan antarmuka pengguna adalah
bagian dari keseluruhan kebutuhan pengembangan dan proses manajemen,
persyaratan antarmuka pengguna menggambarkan perilaku sistem dan kunci utama
untuk sukses dalam setiap kegiatan pembangunan
b. Guidelines Documents and Processes, Setiap proyek memiliki
kebutuhan yang berbeda, tetapi pedoman harus di pertimbangkan untuk:
-
Kata-kata, Ikon, dan Grafik
-
Isu Layar Layout
-
Perangkat Input dan Output
-
Urutan Tindakan
-
Latihan
c. User Interface Software Tools, Salah satu
kesulitan dalam merancang sistem interaktif adalah bahwa pelanggan dan pengguna
mungkin tidak memiliki gagasan yang interaktif adalah novel dalam banyak
situasi, pengguna mungkin tidak menyadari implikasi dari keputusan desain.
Tetapi sulit, mahal, dan memakan waktu untuk membuat perubahan besar pada
sistem setelah sistem tersebut telah dilaksanakan
7. Apa
perbedaan dari white box testing dan black box testing
Jawaban :
a. White
Box Testing :
Pengujian yang didasarkan
pada detail prosedur dan alur logika kode program. Pada kegiatan whitebox
testing, tester melihat source code program dan menemukan bugs dari kode
program yang diuji. Intinya whitebox testing adalah pengujian yang dilakukan
sampai kepada detail pengecekan kode program.
b. Black
Box Testing :
Pengujian yang didasarkan
pada detail aplikasi seperti tampilan aplikasi, fungsi-fungsi yang ada pada
aplikasi, dan kesesuaian alur fungsi dengan bisnis proses yang diinginkan oleh customer.
Pengujian ini tidak melihat dan menguji souce code program